Kamis, 07 April 2011

it's me

Aku?
Seperti Bus yang mengitari wilayah yang sama terus menerus?
Aku?
Seperti genangan air yang menguap dan akan kembali terjatuh?
Aku?
Seperti sampah satelit yang terlepas dari pengontrolan?
Aku?
Seperti sebuah zat pencemar yang berparasit untuk setiap makhluk di dunia?
Aku?
Seperti bercak hitam diruangan serba putih?




Aku
Seperti roda pada bus yang selalu berputar tanpa henti
Aku
Seperti siklus air yang tidak ada habisnya
Aku
Seperti satelit canggih yang tidak ada seorangpun menyadarinya
Aku
Seperti zat yang memang diciptakan untuk keberadaan yang penting
Aku
Seperti siluet indah dalam sucinya ruangan putih
itulah aku

Kamis, 31 Maret 2011

Sejarah oppenoffice.org

Sebelum menjadi OpenOffice.org ia merupakan software proprietari suit StarOffice yang dikembangkan oleh StarDivision, sebuah perusahan software Jerman. Kode StarOffice kemudian dibeli Sun Microsystems pada tahun 1999 dan pada bulan Augustus 1999 versi StarOffice 5.2 produk bawaan dari StarDivision saat itu dibebaskan Sun untuk memenuhi kebutuhan publik.

Pada tanggal 19 Juli 2000, Sun Microsystems mengumumkan tersedianya kode sumber (source code) StarOffice untuk dimuat turun (download) dengan ketentuan lisensi LGPL dan lisensi Sun Industry Standards Source License (SISSL) dengan tujuan membentuk komunitas pengembang open source di sekitar software StarOffice. Menyambut hal itu, pada tanggal 13 Oktober 2000 terbentuk proyek yang sampai hari ini dikenal sebagai OpenOffice.org.

Pekerjaan besar yang dirintis proyek ini sejak awal tahun 2003 adalah menggarap versi OpenOffice.org 2.0 dengan tujuan yang jelas yaitu: peningkatan interoperabiliti dengan Microsoft Office; meningkatkan kinerja dengan perbaikan kecepatan serta memangkas penggunaan memori. Kecuali itu kemampuan scripting diperbaiki; integrasi yang lebih baik terutama dengan GNOME; penyediaan front-end untuk sebuah database yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan, forms dan queries; termasuk menyediakan sebuah built-in SQL database; dan sudah tentu adalah perbaikan dalam hal usabiliti. Alhasil, versi beta OpenOffice 2.0 dapat dirilis pada tanggal 4 Maret 2005.

Sun mengumumkan penghapusan lisensi SISSL pada tanggal 2 September 2005 dan sebagai konsekuensi: OpenOffice.org mulai saat itu memberlakukan lisensi tunggal LGPL, yaitu sebuah lisensi GPL yang bebas dengan opsi yang memungkinkan komersialisasi.

Pada tanggal 20 Oktober 2005, OpenOffice.org 2.0 resmi diluncurkan untuk dimanfaatkan publik secara luas. Delapan minggu kemudian disusul dengan rilis update OpenOffice.org 2.0.1 yang langsung melibas semua kecoa (bug) yang sempat ditemukan sampai saat itu, sementara beberapa fitur baru ditambahkan.

Senin, 21 Maret 2011

siapa?

siapa sangka semua akan seperti ini
Siapa sangka itu bisa kembali
siapa sangka aku siap ntuk disakiti lagi
siapa sangka rindu menghayati diri
siapa sangka perasaan itu bukan hanya diri
siapa sangka hati mudah dikenali
siapa sangka dia begitu keji
siapa sangka aku tetap jatuh lagi
siapa sangka aku percaya diri
tidak ada yang tahu hatiku, hatimu, dan hati-Nya

Kamis, 10 Maret 2011

----------

Menumpahkan disegala media


menuangkan semua yg ada dalam pikiran; bunga, air, matahari, orang, sayap, dan hati.




Gambar SMP saya & teman saya di meja
ada 3 keanehan dalam gambar ini:
1. kenapa harus dimeja
2. Keanehan pada sayap jubahnya
3. Jadi kaya orang homo -,-

Rabu, 09 Maret 2011

Entahlah, tidak mengerti










cukup hanya berbicara dari mulutnya..


Aku sendiri pun tidak begitu paham dengan 'berbicara dari mulutnya', tidak mengerti hal itu dapat terjadi, dan bagaimana bisa terjadi.
Tapi itu sudah terjadi, seolah-olah kini aku mulai akrab dengan 'orang disebrang sana'; orang yang mengenalku dari 'mulutnya', orang yang hanya memandangku, aku pun hanya memandangnya.
Orang yang sekalipun tidak pernah berbicara padaku di dunia maya, lebih-lebih secara langsung, hanya melalui 'mulutnya'.

Wajah bukan apa yang aku pertimbangkan, jujur saja, tidak ada tampan-tampannya sama sekali. Tapi, entah kenapa, dari wajahnya, aku bisa menyimpulkan dia bukan orang jahat, bukan orang yang 'melenceng'. Tapi mungkin seorang perokok.

Anehnya, kita hanya berinteraksi 2 kali dari 'mulutnya', itupun begitu singkat, tapi seakan-akan kita sudah kenal lama..

Bukan, bukan siapa yang sudah mengenalku sejak smp, bukan siapa yang mengenalku dari dunia maya. Setiap perinteraksian, hanya ada 1 kalimat, tidak lebih, dan hanya dari 'mulutnya'.
Bukan, bukan siapa yang sudah memiliki pasangan.. yah, sebenarnya aku pun tidak tahu dia 'sudah' ada atau tidak.

Sama sekali, sama sekali aku tidak mengerti dia itu siapa, tapi lagi-lagi entah mengapa.
















"mukanya bacul amat"
"bacul.. muka macho gini dibilang bacul"
"salam buat musfiroh ya!"
"haha, si bacul yak?"
cukup, cukup hanya berbicara dari mulutnya..

Rabu, 23 Februari 2011

Mimpi, atau kenyataan?

iyo punya cerita pengalaman menarik.. kebetulan teman saya itu nulis diblognya pengalaman dia yang mirip dengan pengalaman yg saya punya, jadi yaah, boleh jg lah saya ikutaan..

Buat yang belum tau walaupun gamau tau, saya itu orang muslim. Naah, saat itu saya sedang jahiliah2nya, sholatnya bolong2. Besoknya saya sadar, jadinya tobat. Disela-sela do'a setelah sholat, saya do'a begini, "Ya Rahim, ampunilah dosa-dosa hamba, jika suatu saat saya lalai kembali, ingatkan dan tegur hamba dalam bentuk apapun, ya Allah."

Sungguh teramat baiknya Allah, beberapa kali saya di ingatkan, lain diantaranya adalah; saat hari terakhir menstruasi bulan februari kalo nggak salah, kan udah mandi besar, mungkin bisa jadi kurang bersih atau urutan langkah2nya salah, keesokannya keluar lagi, yaah walopun cuma dikit, yasudah saya mandi lagi, keesokan harinya udah nggak keluar tuh, saya kira memang sudah selesai, tapi ternyata sore2nya keluar lagi, dan saya baru sadar, sebelumnya saya belum mengucapkan basmalah. Itu yang pertama.

Yang kedua, naah ini dia yang bikin tegang, kalo ga salah saya saat itu dalam keadaan belum sholat isya. Pas tidur, saya mimpi sedang disebuah ruangan, di situ ada pintu lagi, pas udah melongoin kepala di pintu itu, ternyata pemandangan yang saya lihat begitu menyeramkan. Seorang anak bayi, yaah, sebenarnya sama sekali tidak seperti bayi, dia memakai popok, digendong seorang wanita, wanitanya sih biasa-biasa aja. Bayi itu besar, kulit coklat kasar, trus badannya itu gede-gede ga jelas kaya ada banyak tumor di badannya, Ya Allah, bener2 nyeremin. trus tau-tau saya kaya ada dilobbi hotel gitu, dan gua baru nyadar orang2 di situ fisiknya aneh2. Tau-tau saya ke sebuah pintu, entah kenapa saya kenal dengan orang yang punya ruangan itu. Seseorang keluar dari pintu itu, orang biasa, "saya mau ketemu sama direkturnya dong" tiba2 saya bilang gitu. Entah kenapa lagi, saya ngerasa direkturnya itu kuntilanak, karena ketakutan, saya mensugesti diri saya sendiri "lucu, lucu, lucu, kuntilanak pake panci bolong di kepalanya" eh, tau2 beneran yang muncul kuntilanak pake panci, saya pun tertawa ganjil.

Pas pada akhirnya saya sudah terbiasa dengan tempat aneh itu, saya memejamkan mata, dan saya seperti sudah di dunia nyata tapi belum melek, pikiran saya kalo melek saya udah ngeliat langit2 kamar. Tapi kenyataannya nggak, pas buka mata itu saya seperti sedang menonton bioskop di keong mas, layarnya memenuhi pemandangan saya, gambarnya itu ada dua pohon dari jauh, tengah2nya masjid, dibelakang masjidnya keliatan ada pantai, dan suasana langit senja keemasan gitu deh. Dengan waktu yang bersamaan pas lagi melek, ada suaranya, gedeeee banget, kaya kita lagi dengerin pake headset, bener2 suaranya nyata, bunyinya, "Pada suatu subuh" suaranya nge-bass, karena begitu nyata, saya merinding, dan cepat2 nutup mata lagi. Lagi2 saya mensugesti diri sendiri, "ayoo, langit2 kamar, langit2 kamar!" dan pas udah melek, saya udah senang tuh, ternyata beneran langit2 kamar, brarti saya udah bangun. eh.. kok.. ga bisa gerak? badan saya ga bisa gerak, pandangan saya lurus keatas. Jangankan bergerak, mau ngerjapin mata aja gabisa. Kelumpuhan itu berangsur kurang lebih 10 menitan lah, cukup lama untuk pada akhirnya bisa bergerak lagi.

Sudah benar2 bangun, udah subuh2, mungkin suara tadi itu ngingetin saya untuk sholat subuh, yasudah saya sholat deh.. dan ternyata beberapa minggu kemudian saya mimpi yang suaranya bener2 nyat lagi, tapi ini ada nenek lampirnya.. haah, sepertiny cukup sampai disini saja.. saya.. sedikit ngeri..

Jumat, 11 Februari 2011

Aku Bisa!

ini.. tulisan.. sudah.. beberapa tahun yg lalu.. mungkin waktu kelas satu smp
tapi.. entah kenapa.. kok kata2nya bagus yah?
saya butuh penilaian.

-----------------------------------------------------------

"kau harus menjadi orang sukses"
Apa aku pantas mengatakan itu?
Nyatanya tidak
Karena aku belum memberikan contoh
Karena aku belum melaksanakannya sendiri

Lihat, burung terbang!
Dia telah berusaha..
Sebelumnya dia hanya anak burung dengan kedua kakinya
kini, ia gunakan sayapnya

Burung itu
Terbang dengan sayap
Bukan dengan angan-angan
Kita harus sukses dengan apa yang kita miliki
Bukan apa yang kita paksakan

Dan sekarang aku akan melaksanakan kesuksesan itu
Lihatlah hasilnya
Dan kata yang pantas ku katakan adalah..
"Mari kita menjadi orang sukses"

--------------------------------------------------------

aku tidak percaya kalau itu buatan saya si anak satu smp (?)

Jumat, 14 Januari 2011

Tak berguna


Ketika semua berjalan lancar, nyata hanya diawal

Lihat masa sekarang, nyata hanya sampah basi

Lihat saja sampah-sampah itu, barang-barang yg awalnya kusukai, tapi nyatanya memang hanya sampah yang menusuk hidung tajam hingga tulang belakang

Lihat mereka, mereka itu sampah yang seperti itu

Tapi...

Aku adalah lebih menjijikkan dari itu