Selasa, 18 Mei 2021

Pamit

udah ga pake blog ini, cuma diliat sekali2 aja kalau mau nostalgia..

bye.. may Allah bless you

Minggu, 28 Agustus 2016

break

malam ini kembali terasa,. meskipun kini waktuku begitu padat dengan jadwal kerja, organisasi, dan akademis... tapi ketika termenung mencoba memikirkan tujuan hidup... rasanya begitu hampa... kebiasaanku berkaca pada seseorang seakan fatamorgana yang terlihat nyata, rasanya tujuanku hanya untuk dilihat oleh mereka, meskipun aku selalu menyangkalnya dan kembali meluruskan niat hanya untuk Allah ta'ala.. tapi hati tak dapat dibohongi, berpaling menjadi jalan mulus yang menggodaku untuk kembali berjalan diatasnya... adakah tubuh ini dapat tegak berdiri diatas pengorbanan diri terhadap sang ilahi...


sudahkah aku berani
sudahkah aku mandiri
sudahkah aku berdiri
tanpa mereka ya robbi..

Sabtu, 05 September 2015

Darah

Ketika semua terlihat berjalan begitu indah.
Yang kelihatan itu bahkan melukai hati.
Bukankah di dalam hati berbeda dari permukaannya.

Ketika bunga terlihat begitu memesona.
Tanganku memetik bunga itu
Aku bahagia
Namun darah mengalir dari ujung jemariku
Kebahagiaan yang menyeramkan
Keindahan tak lagi berarti dimataku

Semua berjalan terlalu mulus, justru hal itu yang dicemaskan. Apakah Allah tidak lagi mencintaiku sehingga ia malas mengujiku? Jika itu alasannya aku akan marah pada diriku sendiri. Aku tidak perlu terlihat baik di mata orang jika pada kenyataannya dari dalam diriku sendiri menghinakan apa yang sudah kuperbuat. Ibarat pembohong profesional, dia dapat melakukan aksinya tanpa ada yang tahu...
Ya Allah, ampuni dosaku yang seakan selalu muncul seperti debu.. apa yang bisa aku lakukan untuk tetap berada dijalan-Mu. Jadikan aku wanita yang terhormat dan mendapatkan pasangan yg terhormat pula, serta melahirkan generasi terhormat dan menghormatkan bangsa. Aaamiin

Jumat, 01 Mei 2015

this is yesterday, but why it didnt work for now


 perhubungan sumatera barat office design perspektive


that 
For my beloved Allah, i hope i'll be more good than yesterday...

Sabtu, 07 Maret 2015

just please

Its just have two reasons, i guess..
im too slow to make desition and the opportunities are gone so easily
or maybe im to fast to make desition without thinking brightly
My head dreaming quickly
And my body still not ready
I act like silly but too greedy to be human
Please just listen
Or maybe you should have lesson
Draw the dream, tuch the time
Run for it, reach the glory
Then you just have to take a sit, tell your history
And please...
fight for it


Minggu, 01 Februari 2015

Runner in the edge of game

Tadi mimpi, tumben mimpi yang bener2 ada ceritanya lagi kaya jaman sma dulu sering bgt. 

           Jadi suatu hari seorang wanita berambut pendek bertubuh langsing dan bergaya tomboy (yang saat itu saya yakini bahwa itu saya) masuk kesebuah universitas, saya adalah anak mahasiswa baru masuk, ketika itu sedang mencari-cari teman baru, tapi sayangnya teman-teman di sini aneh2 , dan yang saya temukan adalah pria ramping yang tidak bisa diam. Mukanya nggak begitu jelas,  rambutnya pendek dan kayanya agak pirang, tapi disana saya beranggapan dia lumayan tampan hanya saja agak pecicilan. Ketika itu saya bertemu dengannya di dalam sebuah lift, yang anehnya ketika itu dia hanya naik-turun, “kok naik turun doang sih?” ucap saya, “bosen” katanya. Yang anehnya lg, kenapa saya malah ngikutin dia (?). kemudian kita turun di entah-lantai-berapa dan saya mengikutinya.
Saya kembali menemukan teman baru, yang satu ini seorang pria berambut pendek seperti saya dan selalu mengenakan jaket berbulu coklat dibagian lehernya. Teman yang satu ini agak lebih aneh, dia bisa mengeluarkan api dari mulutnya, jadi kita tidak boleh membuatnya marah, kalau tidak kita bisa jadi manusia panggang, yang anehnya bulu-bulu di lehernya tidak pernah terbakar. Dan dari kedua teman baru itu, sampai saya terbangun saya tidak pernah menanyakan namanya dan tidak pernah tahu.
Suatu hari, kami mendapatkan sebuah missi (disini saya tidak terlalu ingat), suatu misi yang membuat kita harus memasuki jalur masuk yang tidak biasa, seperti sebuah lubang asap, namun ketika kami masuki ternyata ada sebuah ruangan di dalamnya, ruangan itu seperti jalur ramp yang selalu turun kebawah tampa dasar (lagi-lagi saya lupa). Yang saya ingat, si pirang selalu menyelamatkan saya dan ketika berada di lantai ke-sekian, saya dan si pirang meninggalkan si api karena dia mulai bertingkah aneh, karena emosinya yang tidak terkontrol dan menyebabkan dirinya selalu marah dan akibatnya semua yang ada di dekatnya dia bakar, untungnya ruangan ramp itu terbuat dari beton anti api. Saya dan si pirang kembali ke atas menuju lubang tempat kita pertama kali masuk. Ketika keluar dari lubang itu kita merasa normal kembali seperti layaknya mahasiswa baru. Si pirang menggunakan kemeja putih dengan lengannya yang tergulung dan jins biru dongker, dan saya mengenakan tanktop putih dan jins biru dongker (ini bukan benar-benar saya ya, hanya saja tokoh utama dianggap saya)
“sekarang kita kemana?”
“entahlah” ucap si pirang. Dia kembali masuk ke dalam lift, dan kembali naik-turun tidak jelas.
Di lantai ke-sekian ada seorang wanita berpakaian seperti suster tanpa topi susternya masuk ke dalam lift. Ruangan apa ini? Ucapku dalam hati, dan suara hati itu mendorongku untuk turun di lantai ini.
“hei, mau kemana kau?” teriak si pirang sambil mengkikutiku.
Ternyata lantai ini adalah khusus untuk kid’s center, jadi wanita yang tadi itu mungkin seorang baby sitter.
“kenapa ada kids center dikampus?” aku menatap si pirang.
Si pirang hanya mengangkat bahunya mengisyarakan ketidaktahuannya. Namun setelah itu aku melihat seorang anak kecil tidur di deretan kursi dengan bantalan biru yang perawakannya entah kenapa rasanya seperti si pirang. “adek?” ucap si pirang.
“itu adikmu?” tanyaku, namun dia tidak menjawab dan malah berlarian dan tertawa tidak jelas bersama anak-anak di dalam sana. Yang anehnya, saya ikutan(?). setelah beberapa lama, tiba-tiba ada perasaan yang muncul di dalam diri saya. Ketika itu entah kenapa si pirang begitu tampan.
“hey” aku memanggil si pirang yang masih berkeliaran di ruangan itu.
Si pirang menghentikan pelariannya(?). “ya? Ada apa?” ucapnya dengan mulut yang terbuka lebar seperti habis tertawa.
“aku mau bicara sebentar.” Ucapku. Kemudian entah mengapa tiba-tiba kita keluar dari gedung itu, dan ternyata cuaca diluar sangat dingin dan sedang salju, dan tiba-tiba saja kita sudah mengenakan mantel tebal. “nggak tau kenapa ya” kami saling berhadapan namun saya menundukkan pandangan tak berani melihat wajahnya. “tapi kayanya aku suka kamu” ucapku yang akhirnya menatap matanya. Tapi si pirang malah bertingkah seolah-olah tidak mendengar perkataan saya, dia memalingkan muka, kemudian berjalan menjauhi saya. Aku memanggilnya namun dia malah terus menjauh, dan akhirnya saya mengejarnya.
Tiba-tiba cuaca menjadi lebih ganas, cuaca yang tadinya tenang menjadi badai salju. Namun si pirang tetap saja berjalan menjauh. Aku terus memanggilnya (rasanya saya memanggil namanya tapi lupa). Pada akhirnya tangan si pirang berhasil saya raih. “kok kabur sih,” ucapku.
“ehm.. aku harus ke sana,” ujarnya agak sedikit gugup, ketika itu entah kenapa rasanya apa yang dia lakukan, menjauh dan jawaban atas pertanyaanku tadi, adalah responnya yang terlalu kaget dan bingung harus bilan g apa, karena si pirang pecicilan, tubuhnya merespon terlebih dulu . Tiba-tiba saja saya tersenyum dan meraih wajahnya lalu mencium bibirnya. Si pirang terdiam, benar-benar terdiam dengan ekspresi kagetnya, dan kemudian tersipu malu.
Tiba-tiba saja kita sudah berada di depan halaman rumah saya, disana si pirang menggunakan celana pendek bermotif bunga-bunga Hawaii tanpa mengenakan baju atasan, dan entah kenapa badannya jadi sixpeck namun tetap ramping, tidak lagi kurus ramping. Ketika itu kami ingin pergi ke pantai, dan tiba2 seorang wanita berambut pendek bergaya tomboy keluar dari rumah menggunakan baju renang. Keduanya saling bertatapan dan tersipu malu.


Terus saya bangun dari tidur saya… yang terakhir aneh bgt… kayanya mimpi ini keluar setelah sebelumnya nonton maze runner, edge of tomorrow, dan the imitation games, thats why the title is runner in the edge of games.. haha.. yah, walaupun nggak ada yang nyambung sama sekali sama film-film itu, tapi biasanya emang kalo abis nonton, mimpinya pasih aneh2.

Jumat, 09 Januari 2015

random words

Hari menuju janjinya smakin dekat. Janji dimana indonesia jaya berada d tangan orang sehat. Ditangan yang semoga bersih dan murni menyelamatkan rakyat.
Apapun angkanya, semoga sesuai harapan bangsa, tinggal kita yang mnentukan, satu suaramu sangat berharga, ketidakhadiranmu menunjukkan kecuranganmu yg hidup di indonesia tp tidak sama sekali mau mengurusnya.

Pagi ini dada kembali berdebar. Para pejuang perubahan akan datang berlayar. Mengarungi perbatasan legal yang bingar. Entah siapa yang benar, tapi semoga pelayar tangguh yg menang dan berdiri tegar. Wahai rakyat yg berada di dlm perbatasan, persatuan dan perdamaianlah yg kita junjung tinggi, bukan keegoisan para fanatik yg blm tentu mengenal betul sang pemimpin negeri. Manusia memiliki masa lalu, kesalahan dan kesesalan, bahkan iri hati, tapi negeri ini milik kita semua, jgn jadikan bangsa ini kotor dgn pertengkaran sebangsa. Hidup indonesia!


"jika anda mndapatkan rumah sebagai tempat tinggal, anda beruntung. jika anda mndapatkan sesuatu yg bisa menopang hidup, anda cerdik. jika anda mendapatkan org2 yg bisa hidup bersama dgn saling berbagi cinta, anda bahagia. jika anda memiliki semua itu, berarti anda org yg paling kaya." filsafat india kuno


"kebanyakan orang memikirkan apa yg tdk mereka inginkan sehingga secara tidak sadar mereka justru malah menariknya ke dalam hidup mereka"


"aku tidak merah dan aku tetap indah"
-mawar putih-

Jumat, 26 Desember 2014

Bismillah..

Hi there, its me again.. i dont know, i feel i have a lot of things what i want to tell this week, too much posting than usual, my brain still have a lot of dialoug and cannot controled myself.. its becoming harder if i didn't write something, my diary book in second floor, so im too lazy to get that.. ok, to the point, i got my sister with her angry face this morning, she had a problem with her husband again, its looks exhausted for her, and now the problem is about family economic, i still didn't figure it out her husband come from the poor family, sorry to say that but its true, but he can't controled his money such a rich person, besides his wife try to controled that, but the husband didn't try to undertand her.. i know my sister's background, she is from management department in her college, its mean she can more managing than her husband that graduated in sastra department right? Or maybe their actually problem is their atittude?

But clearly, i can get a lesson from this, i must mariage with person that same level or in hadist said something that called "kufu", because its potential that we have more same value in our live and i hope i got someone that more thoughtful than me.. hopefully.. Aaamiin

And if i want that i must upgrade myself too..

Salam

blow sentences

Bismillah..

tiba-tiba pengen nulis, i found sentences that makes me blow..  sometimes i wish i could take that sentences when i get the moment..

"sebenarnya aku ingin memelukmu sekarang, tapi aku tidak ingin merusak persahabat seksi kita selama bertahun-tahun ini hanya dengan keinginan fisik sementara"

my god.... itu kata-kata teromantis dari seorang pria kepada sahabat wanitanya. waktu itu mereka sedang ada di kantor sang pria, setelah wanita itu akhirnya keluar ruangan, pria itu menggerakkan tangannya seolah-olah sedang memeluk wanita itu sambil menahan rindu.

huaaa.. tough banget.. sebenernya itu dari film drama korea "It's ok that's love", di dlm ceritanya yang ngomong itu seorang psikolog, udah bapak2, sahabatnya satu profesi, nggak terlalu ngikutin sih sebenernya, kalo nggak salah keduanya sebenernya pernah menjalani hubungan pernikahan tapi cerai, tapi sebenernya masih saling mencintai, trus yang ceweknya nikah lagi sama orang lain karena sempet kesel sama cowoknya, sampai episode ke-berapa gitu ceweknya masih suka curhat sama cowoknya, jadi kayaknya emang cukup sampai sebatas persahabatan aja sih, malah bakal kacau kalau sampe nikah lagi... orangnya udah tua2 gitu.. tapi it's really makes me blow so bad. sometimes i wish i could talk it, but if it's really happen, maybe it could be worse with the veil in my head, cos it feels not right.


"dia bukan pahlawan, tapi penjaga kebenaran"

the dark night movie.. baru aja selesai nonton di tv.. batman, he never wants someone dead in his hand, even his enemy.



"tidak ada kata terlambat untuk melakukan hal baik"

that sentences i find when i watched puss in boots movie. huehe.. cool sentences out from cute cat's mouth. biasa aja sih kaya sering di singgung gitu tapi pas itu nggak tau kenapa kayanya keren banget..


"Belajar itu merubah fenomena menjadi sistem" 
"Yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah berkemauan dan berpikir"

it's mean a lot to me, i got it from my lecturer. mungkin di dunia pendidikan kalimat itu sangat familiar, but if you mean it deaply, all you want to know you will get it. cos all of things in this world is a system. but when we did't know something, its still phenomena.

salam.

Kamis, 25 Desember 2014

kegelapan diwaktu siang
mataku perih di kegelapan itu
air mata berderai-derai tak kuasa
napas tak lagi wajar layaknya sedia kala
pucuk kegelisahan menyeruak dari tubuh
siapa dia yang mengobrak-abrik otakku
makhluk langka yang sudah biasa
lelah tak lagi jadi minyak tanah
letih sudah jadi minyak jelantah

adakah cahaya bintang di bilik kecil ini
bisakah cahayanya kuhirup sendiri
agar organ tak lagi meringis perih
tolonglah bunga kecil itu
tak mau kelopaknya di petik

tolonglah Zatku yang Maha Agung

Jumat, 19 Desember 2014

sejenak luluh lantah

Bismillah...

Baru aja menetapkan impian, eeh udh muncul aaja masalah.. Huft... Laptop rusak, 3 tugas makalah harus dibuat dari awal lagi, masing2 10 referensinya haruslah dicari lagi, blom lg studi banding, huft, harus diselesaikan dalam waktu seminggu, itupun blom dipotong waktunya sama liqo, kajian, ngerjain tugas maket, gambar tapak, gambar tekbang, dan digiars. Huft. Blom lg kmarin dimarah2in sm dosen gara2 peristiwa ini... Huft

Ya Allah, engkau begitu mudahnya menghendaki sesuatu, satu saja barang elektronik yang Kau tiupkan agar menjadi rusak, masalah yg datang bisa bertubi2, semoga ini mnjadi pembelajaranku yg tak akan pernah dilupakan dan dapat melindungiku dari sesuatu yang dapat menjauhkan jarakku dengan-Mu. Rabbana aatina fiddunya khasanah wakina adzaabannar. Aaamiin

Sabtu, 06 Desember 2014

cara mempercepat mendapatkan beasiswa s2

sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2014/04/06/tips-percepatan-meraih-beasiswa-s2-luar-negeri-646837.html

1. Pahami lima persyaratan beasiswa dan mulailah penuhi satu persatu
-TOEFL, 
liat standar minimal sponsor 

-Pengalaman Kerja
pengalaman kerja selama 2/3 tahun

-Pengalaman Organisasi,
kemasyarakatan, berkaitan dengan isu-isu pendidikan, gender, --hukum, kemiskinan, lingkungan, dan lain-lain

-Publikasi
belajar menulis karya-karya ilmiah, artikel dan lain-lain
publikasi bisa artikel yang terbit di koran, tulisan yang terbit dalam bentuk buku atau jurnal, dan lain – lain. Prestasi-prestasi di bidang menulis, seperti menang lomba menulis artikel atau karya ilmiah akan sangat membantu menguatkan profil anda di formulir aplikasi

-Rencana Penelitian Masa Depan
penelitian masa depan kata kuncinya adalah penelitian itu harus bisa bermanfaat untuk orang banyak, terutama untuk komunitas yang terkait di bidang anda, bukan topik penelitian yang hanya secara teoritis saja berguna.

Semua organisasi, seminar, pelatihan, dan kerja yang telah saya ikuti dan jalankan selalu saya catat di sebuah curriculum vitae, sehingga lengkap tanggal dan bulannya.

2. Buat perencanaan dan persiapan yang baik

-target beasiswa -- yang cocok untuk bidang masing2
-persiapkan sebelum deadline
-menyediakan waktu sekitar 2/3 bulan untuk fokus mengisi formulir aplikasi beasiswa sembari melakukan rutinitas keseharian anda yang lainnya.
-Setiap pertanyaan esai yang ada di formulir aplikasi itu harus diisi dengan hati-hati dan diskusikan dengan orang lain, terutama dosen anda di S1 lalu. Isi dalam formulir aplikasi inilah nanti yang akan anda pertanggung jawabkan dan menjadi pemandu anda sampai tahap wawancara.

3. Jaga hubungan baik dengan dosen dan atasan

Salah satu persyaratan umum melamar beasiswa S2 luar negeri adalah melampirkan 2/3 surat rekomendasi dari dosen, teman kerja, atau atasan tempat kerja.

4. Kenali dan pahami beasiswa yang cocok untuk anda

cari sebanyak mungkin informasi beasiswa, kemudian disaring yang mana yang cocok untuk anda. Janganlah bergantung dengan orang lain.

5. Perbanyaklah ibadah

perbanyaklah ibadah, berbakti kepada orang tua, serta berbuat baik pada orang lain. 

upgrade myself

No.
Orang-orang Sukses
Orang-orang Gagal
1.
Menciptakan kesempatan
Semata-mata menunggu kesempatan datang
2.
Berdisiplin diri
Menurut kehendak hati
3.
Selalu berprestasi
Bertopang dagu
4.
Mengendalikan lingkungannya
Dibatasi oleh lingkungan
5.
Berkata “Apa yang dapat saya berikan kepada mereka”
Berkata “Apa yang dapat mereka berikan kepada saya”
6.
Berpikir dulu baru bertindak
Bertindak dulu baru berpikir
7.
Selalu percaya diri dan tidak pernah iri pada orang lain
Merasa rendah diri dan selalu iri dengan orang lain
8.
Tidak malu meminta pertolongan
Malu meminta pertolongan
9.
Berkata “Saya bisa”
Berkata “Saya tidak bisa”
10.
Menanggapi setiap tantangan sebagai loncatan kemajuan
Menanggapinya sebagai rintangan
11.
Tekun berusaha walaupun gagal
Selalu mengingat kegagalan
12.
Berpandangan luas
Berpandangan sempit
13.
Tahu diri dan tidak selalu sama dengan orang lain
Selalu membandingkan diri dengan orang lain
14.
Menghadapi masalah sebagai tantangan
Menghadapi masalah sebagai beban
15.
Tahu menempatkan diri
Salah menempatkan dirinya
16.
Bersikap positif
Bersikap negative
17.
Kaya kreativitas
Miskin kreativitas
18.
Terus bekerja sebelum orang lain berhenti
Berhenti sebelum orang lain
19.
Giat berpikir
Malas berpikir
20.
Dapat menghadapi hal yang tidak diharapkan
Tidak mampu menghadapi hal yang tidak diharapkan
21.
Cermat dalam bekerja
Ceroboh
22.
Penuh percaya diri
Mudah percaya pada nasib
23.
Menempatkan SDM sebagai nilai yang tinggi
Menempatkan SDM sebagai nilai yang rendah
24.
Tidak pernah mengeluh
Menganggap orang lain sebagai penyebab
25.
Berpikir jernih
Berpikir ragu-ragu
26.
Hidup mandiri
Bergantung pada orang lain
27.
Melihat cahaya dalam kegelapan
Hanya melihat kegelapan
28.
Selalu bertahan
Berhenti terlalu awal
29.
Berpendirian teguh
Mudah goyah
30.
Memecahkan masalah
Terbawa masalah
31.
Percaya, dia dapat mengubah dan memperbaiki sesuatu
Berpikir sebaliknya
sumber: http://uripsantoso.wordpress.com/2009/04/27/ciri-ciri-orang-sukses-dan-gagal/


kekurangan:
kurang disiplin
kurang percaya diri
kurang positif thinking
kurang cermat
selalu mengeluh
kurang mandiri
kurang berpendirian

how to upgrade?

(sumber: http://belajarpsikologi.com/menumbuhkan-sikap-disiplin-diri/)
  1. 1. Tetapkan tujuan atau target yang ingin dicapai dalam waktu dekat.
  2. 2. Buat urutan prioritas hal – hal yang ingin kita lakukan.
  3. 3. Buat jadwal kegiatan secara tertulis.
  4. 4. Lakukan kegiatan sesuai dengan jadwal yang kita buat, tetapi jangan terlalu kaku.
  5. 5. Berusahalah untuk selalu dsiplin dengan jadwal program kegiatan yang sudah kita susun sendiri.

meningkatkan percaya diri:
(sumber: http://www.akuinginsukses.com/10-rahasia-mendapatkan-rasa-percaya-diri-dalam-hitungan-detik/)
1. tersenyum
2. tatap mata lawan bicara
3. ubah suara dalam diri--> ke hal yang positif
4. lupakan standar yang ditetapkan org lain --> berpegang pd nilai2 yg kita percaya
5. tampil serapi mungkin
6. berdoa atau bermeditasi sejenak
7. reka ulang kejadian yang positif
8. tentukan langkah selanjutnya
9. bicaralah perlahan -->agar terlihat lebih percaya diri
10. ikut ambil bagian --> dalam suatu organisasi atau kegiatan

meningkatkan pemikiran positif:
(sumber: http://www.merdeka.com/sehat/10-cara-tingkatkan-pikiran-positif.html)
1. bersyukur
2. pilih teman2 yg suportif
3. hilangkan drama
4. ambil tanggung jawab
5. ubah ;tidak bisa' menjadi 'bisa'
6. berbuat baik
7. lihat sisi baiknya
8. istirahat
9. tentukan tujuan
10. tertawa





Jumat, 05 Desember 2014

gift from my beloved

Baru dikasih kalung sama ayah.. Senangnya~ nggak bakal dilepaaas~ love him so much~



Selasa, 02 Desember 2014

german or france?

Ketika seseorang bermimpi, jangan dilarang, jangan membuatnya mundur.

Arsitektur awal mulanya dr eropa, so i'm not wrong if i have a dream to get study in europe. You just not in trust to me.. German or France?..
Give me a chance to upgrade my quality of live, and then i can distribute my skill for our country..



Ya Allah.. Matikanlah hamba dalam keadaan telah membahagiakan orang tua dan orang2 yg hamba cintai, lancarkanlah studi hamba. Aaamiin

Sabtu, 08 November 2014

Cukup

Mungkin karena satu guru
Mungkin karena satu regu
Semua terasa jenuh

Bukan karena perawakan
Bukan pula kepandaian
Tapi ribuan kata-katamu yang penuh keluhan
Keluhan atas dasar kemalasan

Lupakan saja puisi kala itu
Sudah bagaikan sampah benalu
Bukan betapa jahatnya perempuan itu
Sang putri butuh diammu

Pada akhirnya sang putri yang harus bungkam
Mengubur rasa empatinya seolah kejam
Demi mendewasakanmu dalam diam
Ibarat mendinginkan api kecil agar padam

"Kenapa saya seperti ini?"
Sudah beribu-ribu kalimat itu kau lempar
Mengkoyak telinga hingga putri gentar
Masalahmu kau masukkan paksa dalam tubuhnya
Seolah dia tak punya banyak masalah.

Muak sudah perempuan itu
Tak lagi lucu kelakarmu
Tak lagi lugu pertanyaamu
Responnya hanya malu
Malu dengan tingkahmu

Cukup sudah
Sudah cukup

Selasa, 28 Oktober 2014

just refreshing my mind

My live is kinda boring
What's next after this hardwork
Is there any chance for me to be succesful women
Or just wasting my time
I wanna fight in my opportunity
But why the time is such as rival in this work
I need more than 24 hours for this
But world always give me 24 for one day
And it wont be  change
Why its like Sacrificing my body performance
I always being sick when works getting worse
Its like i have to follow this rule and i never going back.. I can not going back actually

Oh god.. Why i must faces this depressed everyday and make my mind burn.. I dont wanna be the ambisious one, but i just wanna be the Grateful one.. 

In my 4th semester, i heard an information about going to study in german for one mounth, and the requirement is passing a presentation test. I hope i can participate, but i have a bad feeling about my mental and my language acquisition (i googling to get some words like acquisition.. Oh god)

ya rahman ya rahim... Allah, just forgive me and give me some opportunity.. Amiin

Sabtu, 13 September 2014

you just have one life, girl


Beberapa hari ini telah terjadi serangkaian kejadian. seminggu lebih 2 atau 3 hari yang lalu tanteku pingsan usai berenang. dilarikan ke rumah sakit, tensinya sudah sampai 200. beliau koma 7 hari, dan hari yang ditakutkan kami sekeluargapun akhirnya datang.

ketika rabu malam, badanku mulai terasa tidak nyaman, kepala berat, badan hangat, dan mataku sakit. aku memutuskan untuk istirahat malam itu, tidak memikirkan kuliah, apalagi tugas. Hingga subuh datang, yang biasanya aku sudah siap-siap berangkat bersama supir mengendarai mobil, ketika itu sudah kusampaikan padanya bahwa aku hari ini tidak masuk kuliah.

Aku bertanya dalam hati, kenapa ya? makanku teratur, akhir-akhir ini olahraga, emang sih makannya masih suka jajan-jajan, tapi biasanya dari dulu nggak sakit, begadang? sekarang jarang begadang nggak seganas dulu, belajarnya juga sekarang lebih santai. kenapa ya?

Pertanyaanku terjawab ketika matahari sudah tepat berada di atas, mama menerima telepon dari ayah. Saat itu tak kuhiraukan percakapan apa yang sedang berlangsung, tapi yang membuatku penasaran adalah ketika raut wajah mama berubah menjadi panik. Dengan wajah yang sedikit sedih itu mama bergumam, "Neng, Aja, ayo siap-siap kita pergi, tante Ani udah nggak ada." Aku yang tadinya sedang asyik menonton tv sambil berbaring menahan sakit, kumatikan tv itu.

Singkat cerita, mama dan adik-adikku pun dengan kakak perempuanku berangkat menggunakan mobil yang biasa kupakai pergi kuliah, sedangkan kakak-kakakku yang lainnya beserta keluarga-keluarga kecilnya menggunakan mobil yang satunya lg. Allah sudah mengkondisikan segala sesuatu, dan akhirnya aku percaya itu. Tapi aku sedikit kecewa, dengan kondisiku yang lemah, aku tidak bisa melihat wajah terakhir tante. Padahal, cuma beliau yang rajin datang sendiri ke rumah kami.

Aku merasa kasihan dengan suaminya, tanpa karunia anak, dan ditinggal istri tercintanya, hidup begitu sepi rasanya jika aku jadi beliau.

Ayah, sebelumnya sempat bermusuhan dengan tante, tidak pernah mau bertemu dengannya, namun ketika tante koma, ayah selalu datang ke rumah sakit untuk menjenguknya, mendoakannya, memberi sentuhan pengobatan seperti biasanya beliau lakukan ketika ada yang sakit, dan itu seringkali ampuh. Namun untuk saat ini, takdir tidak bisa diganggu-gugat.

Lagi-lagi aku percaya, Allah telah mengkondisikan tante koma sebelum dikembalikan atas dasar maksud tertentu. Allahu Akbar.

Aku pun percaya, Allah membuatku sakit saat ini agar aku sadar, sebelum aku kembali sakit atau bahkan kembali pada-Nya, selagi aku sehat, aku harus memanfaatkan waktuku sebaik-baiknya. Subahanallah..

Rabu, 27 Agustus 2014

Ketika Allah Memperingati Kami

Rabu, 27 Agustus 2014

   Ketika matahari pagi sudah mulai meninggi, Langkah kakiku yang sedikit malas mulai menuju ke luar rumah dengan mengenakan baju kotak-kotak, setelan rok abu-abu dan jilbab merah. "Pak dar, ke Stasiun UI dong, Pak!" seruku kepada pria berusia tidak jauh berbeda dengan ayahku itu. Beberapa menit kemudian mobil kijang inova silver keluar dari garasi tak berpintu di sebelah rumahku. Gerbang luar sudah terbuka lebar seolah-olah menungguku untuk keluar dari pekarangan rumah.

   Mobil pun mulai berjalan meninggalkan si 'gerbang hijau'. sekitar 10 menit aku sampai di Stasiun Universitas Indonesia. Aku membeli kartu THB dan ongkos untuk tujuan ke Stasiun Juanda. Cukup menguras tenaga ketika aku harus berada ditumpukkan manusia di dalam satu gerbong khusus wanita dan bertahan dengan posisi berdiri selama kurang lebih 30 menit.

   Setelah sampai di stasiun tujuanku, aku turun dengan perasaan lega, aku bersyukur ketika itu tidak banyak keringat yang terproduksi seperti pengalaman sebelum-sebelumnya. Perjalanan dilanjutkan dengan menaiki bus transjakarta selama kurang lebih 30 menit, dengan tetap dalam posisi berdiri.

   Akhirnya aku sampai di halte grogol 1, setelah itu aku mulai masuk ke dalam gedung FTSP Universitas Trisakti yang tidak jauh dari halte, menaiki lift menuju lantai 8, dan bertemu dengan teman asal Sumbawa yang berambut lumayan panjang untuk ukuran seorang pria. Kami menemui wanita berjilbab berumur sekitar 40-an untuk mengonsultasikan KRS kami. Wanita ceria berbadan sedikit gemuk dan pakaian yang rapi itu menoleh ketika mulai sadar akan keberadaanku dan temanku di dekatnya.

"Putri, ya?" sapa wanita itu sambil melihat ke arahku.

"Pagi, Bu Popi," sapaku balik dengan senyum yang menempel di bibir.

***

   Matahari sudah berada tepat di atas kepala, ketika itu aku tiba di rumah dan mulai memuaskan dahagaku. Aku mulai menghabiskan waktuku berada di depan laptop Asus pemberian Om Hedi yang seharga DP motorku itu. Aku terus berkutat pada laptop hingga tak sadar waktu Ashar hampir usai, aku pun istighfar dan memohon ampun pada Allah dengan kelalaianku yang disebabkan oleh hanya sebatang benda mati itu. Tak beberapa lama kemudian kakak perempuanku datang bersama anak perempuan satu-satunya, Kaika. Hari semakin gelap, kakak ke-2 ku datang bersama istri dan anak laki-lakinya, Rezel. Jadilah suasana ramai di rumah sederhanaku itu.

   Ketika langit mulai gelap dan jam menunjukkan angka 7, dua kakak laki-lakiku yang lain masuk ke rumah dengan pakaian rapi dan helm yang menempel di kepala mereka dari pintu belakang. "Motor Riri Iyo mana?!" serunya kepada semua penghuni rumah termasuk aku yang kebetulan sedang berkumpul di ruang keluarga. "Hah? ilang?" ucap salah satu dari kami.

   "Ada yang make kali, Riri make nggak?" ucap mama.

   Tiba-tiba Riri keluar dari kamar mama, "nggak, seharian ini Riri nggak make motor!" gumam riri panik. "Fuda kali?" saat itu juga Riri menangis. Memikirkan nasibnya tanpa motor.

Ya ampun, disini yang repot bukan kamu aja, situ juga nggak pernah ngunci gerbang 'kan? dasar ABG labil, gerutuku dalam hati.

   "Fuda belum pulang, motornya juga nggak ada, jadi nggak mungkin fuda deh kayanya," ujar Dali--kakak tepat diatasku.

   "Mungkin aja, coba telpon Fuda deh!" seru mama dengan wajah kesalnya. Ketika Dali menghubungi Fuda, mama meneruskan omelannya dan berkali-kali menyalahkan anak-anaknya yang kurang peduli untuk mengunci pintu dan gerbang tiap malam dan kebiasan anak laki-lakinya yang pulang terlalu malam bahkan sampai pagi, meskipun semuanya beralasan.

   Kami sudah mulai berinisiatif untuk melaporkan kejadian ini ke polisi, namun setelah menghubungi kakak tertuaku, dia menyarankan untuk tenang dan lebih baik melaporkan kejadian ini besok berhubung tenggang waktu melapor maksimal 3 hari setelah peristiwa terjadi.

   Ketika kondisi mulai sedikit tenang, Dali dan Jaza--dua kakak yang pertama kali mengetahui peristiwa tersebut--menaiki motor Jaza menuju Café Mr.U'U seperti malam-malam sebelumnya. Kini sudah menjadi rutinitas mereka mengunjungi café milik Jaza dan kedua temannya itu untuk mengecek kondisi sekaligus menjaganya sampai tengah malam bahkan sampai subuh. Kebiasaan itulah yang tadi sempat menjadi bahan omelan mama.

   Beberapa menit kemudian kedua pria berjenggot tipis itu kembali sambil membawa berita mengagetkan. "ma, motornya ketemu ma!" teriak Jaza.

  "Hah? ketemu malingnya?" ucap seseorang dari kami yang masih ribut di ruang keluarga.

  Aku berjalan mendekati kedua pria itu dan melihat Dali berjalan ke arah yang berlawanan dengan senyum melebar.

  "Si Ucup ninggalin motornya di tukang fotokopian!" gumam Jaza sambil menunjuk Dali.

  "lah, kok bisa?"

  "iya, ucup tadi pas disuruh mama motokopi naik motor, pas pulangnya dia jalan kaki." ujar Jaza sambil berjalan ke ruang keluarga bersama pria dengan senyum yang memperlihatkan gigi-gigi besar di sebelahnya.

  Aku memukuli pria berkumis di sebelah jaza itu pura-pura sambil tertawa. Semua penghuni rumah menyorakinya.
 
  "Huaa... ucup nyebelin!" seru Riri dengan tangisannya yang semakin menjadi.

  "laah, bersyukurlah, Ri, nggak jadi ilang!" ucapku sedikit jengkel dengan responnya yang berlebihan. "iya, harusnya bagus nggak jadi ilang," ucap kakak ke-2 menguatkan pendapatku. Namun ABG labil itu tetap menangis, entah apakah itu bahagia atau kesal.

  "ucup ni emang.." ucap seseorang. Dali menimpalnya, "abis mama nyuruhnya pas ucup baru bangun tidur, masih blom bener-bener sadar."

***

Pengalaman hari ini menyadarkan semuanya untuk selalu mengunci pintu setiap malam dan jangan mengigau ketika di jalan. Selesai.

 

Senin, 25 Agustus 2014

Ketika Tanda Itu Mulai Terlihat

Ketika dua manusia saling bertemu
Awalnya hanya teman satu guru
Entah takdir atau apapun itu
Satu kesempatan menjadi beregu
Setiap kesempatan lagi-lagi bertemu
Bagai cuplikan film fiksi yang semu

Bukan kata manis yang mereka ucapkan
Bukan pula kenaifan para pengejar kasing sayang
Bahkan perhatian khusus pun tak terduga dilakukan

Hanya sekali tapi saling mengerti
Kisi-kisi hati begitu terbaca pada gerak-gerik diri
Bukanlah sesuatu yang frontal
Namun begitu menggetarkan mental
Tak habis pikir tanda begitu dikenal

Sang putri lebih paham kondisi
Kini dia darinya harus terhindari
Agar tak saling menyakiti
Meskipun yakin keduanya sedikit nyeri
Namun demi Zat Mulia yang mereka sembahi
Cinta mereka harus lebih besar untuk sang Ilahi