Jumat, 26 Desember 2014

Bismillah..

Hi there, its me again.. i dont know, i feel i have a lot of things what i want to tell this week, too much posting than usual, my brain still have a lot of dialoug and cannot controled myself.. its becoming harder if i didn't write something, my diary book in second floor, so im too lazy to get that.. ok, to the point, i got my sister with her angry face this morning, she had a problem with her husband again, its looks exhausted for her, and now the problem is about family economic, i still didn't figure it out her husband come from the poor family, sorry to say that but its true, but he can't controled his money such a rich person, besides his wife try to controled that, but the husband didn't try to undertand her.. i know my sister's background, she is from management department in her college, its mean she can more managing than her husband that graduated in sastra department right? Or maybe their actually problem is their atittude?

But clearly, i can get a lesson from this, i must mariage with person that same level or in hadist said something that called "kufu", because its potential that we have more same value in our live and i hope i got someone that more thoughtful than me.. hopefully.. Aaamiin

And if i want that i must upgrade myself too..

Salam

blow sentences

Bismillah..

tiba-tiba pengen nulis, i found sentences that makes me blow..  sometimes i wish i could take that sentences when i get the moment..

"sebenarnya aku ingin memelukmu sekarang, tapi aku tidak ingin merusak persahabat seksi kita selama bertahun-tahun ini hanya dengan keinginan fisik sementara"

my god.... itu kata-kata teromantis dari seorang pria kepada sahabat wanitanya. waktu itu mereka sedang ada di kantor sang pria, setelah wanita itu akhirnya keluar ruangan, pria itu menggerakkan tangannya seolah-olah sedang memeluk wanita itu sambil menahan rindu.

huaaa.. tough banget.. sebenernya itu dari film drama korea "It's ok that's love", di dlm ceritanya yang ngomong itu seorang psikolog, udah bapak2, sahabatnya satu profesi, nggak terlalu ngikutin sih sebenernya, kalo nggak salah keduanya sebenernya pernah menjalani hubungan pernikahan tapi cerai, tapi sebenernya masih saling mencintai, trus yang ceweknya nikah lagi sama orang lain karena sempet kesel sama cowoknya, sampai episode ke-berapa gitu ceweknya masih suka curhat sama cowoknya, jadi kayaknya emang cukup sampai sebatas persahabatan aja sih, malah bakal kacau kalau sampe nikah lagi... orangnya udah tua2 gitu.. tapi it's really makes me blow so bad. sometimes i wish i could talk it, but if it's really happen, maybe it could be worse with the veil in my head, cos it feels not right.


"dia bukan pahlawan, tapi penjaga kebenaran"

the dark night movie.. baru aja selesai nonton di tv.. batman, he never wants someone dead in his hand, even his enemy.



"tidak ada kata terlambat untuk melakukan hal baik"

that sentences i find when i watched puss in boots movie. huehe.. cool sentences out from cute cat's mouth. biasa aja sih kaya sering di singgung gitu tapi pas itu nggak tau kenapa kayanya keren banget..


"Belajar itu merubah fenomena menjadi sistem" 
"Yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah berkemauan dan berpikir"

it's mean a lot to me, i got it from my lecturer. mungkin di dunia pendidikan kalimat itu sangat familiar, but if you mean it deaply, all you want to know you will get it. cos all of things in this world is a system. but when we did't know something, its still phenomena.

salam.

Kamis, 25 Desember 2014

kegelapan diwaktu siang
mataku perih di kegelapan itu
air mata berderai-derai tak kuasa
napas tak lagi wajar layaknya sedia kala
pucuk kegelisahan menyeruak dari tubuh
siapa dia yang mengobrak-abrik otakku
makhluk langka yang sudah biasa
lelah tak lagi jadi minyak tanah
letih sudah jadi minyak jelantah

adakah cahaya bintang di bilik kecil ini
bisakah cahayanya kuhirup sendiri
agar organ tak lagi meringis perih
tolonglah bunga kecil itu
tak mau kelopaknya di petik

tolonglah Zatku yang Maha Agung

Jumat, 19 Desember 2014

sejenak luluh lantah

Bismillah...

Baru aja menetapkan impian, eeh udh muncul aaja masalah.. Huft... Laptop rusak, 3 tugas makalah harus dibuat dari awal lagi, masing2 10 referensinya haruslah dicari lagi, blom lg studi banding, huft, harus diselesaikan dalam waktu seminggu, itupun blom dipotong waktunya sama liqo, kajian, ngerjain tugas maket, gambar tapak, gambar tekbang, dan digiars. Huft. Blom lg kmarin dimarah2in sm dosen gara2 peristiwa ini... Huft

Ya Allah, engkau begitu mudahnya menghendaki sesuatu, satu saja barang elektronik yang Kau tiupkan agar menjadi rusak, masalah yg datang bisa bertubi2, semoga ini mnjadi pembelajaranku yg tak akan pernah dilupakan dan dapat melindungiku dari sesuatu yang dapat menjauhkan jarakku dengan-Mu. Rabbana aatina fiddunya khasanah wakina adzaabannar. Aaamiin

Sabtu, 06 Desember 2014

cara mempercepat mendapatkan beasiswa s2

sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2014/04/06/tips-percepatan-meraih-beasiswa-s2-luar-negeri-646837.html

1. Pahami lima persyaratan beasiswa dan mulailah penuhi satu persatu
-TOEFL, 
liat standar minimal sponsor 

-Pengalaman Kerja
pengalaman kerja selama 2/3 tahun

-Pengalaman Organisasi,
kemasyarakatan, berkaitan dengan isu-isu pendidikan, gender, --hukum, kemiskinan, lingkungan, dan lain-lain

-Publikasi
belajar menulis karya-karya ilmiah, artikel dan lain-lain
publikasi bisa artikel yang terbit di koran, tulisan yang terbit dalam bentuk buku atau jurnal, dan lain – lain. Prestasi-prestasi di bidang menulis, seperti menang lomba menulis artikel atau karya ilmiah akan sangat membantu menguatkan profil anda di formulir aplikasi

-Rencana Penelitian Masa Depan
penelitian masa depan kata kuncinya adalah penelitian itu harus bisa bermanfaat untuk orang banyak, terutama untuk komunitas yang terkait di bidang anda, bukan topik penelitian yang hanya secara teoritis saja berguna.

Semua organisasi, seminar, pelatihan, dan kerja yang telah saya ikuti dan jalankan selalu saya catat di sebuah curriculum vitae, sehingga lengkap tanggal dan bulannya.

2. Buat perencanaan dan persiapan yang baik

-target beasiswa -- yang cocok untuk bidang masing2
-persiapkan sebelum deadline
-menyediakan waktu sekitar 2/3 bulan untuk fokus mengisi formulir aplikasi beasiswa sembari melakukan rutinitas keseharian anda yang lainnya.
-Setiap pertanyaan esai yang ada di formulir aplikasi itu harus diisi dengan hati-hati dan diskusikan dengan orang lain, terutama dosen anda di S1 lalu. Isi dalam formulir aplikasi inilah nanti yang akan anda pertanggung jawabkan dan menjadi pemandu anda sampai tahap wawancara.

3. Jaga hubungan baik dengan dosen dan atasan

Salah satu persyaratan umum melamar beasiswa S2 luar negeri adalah melampirkan 2/3 surat rekomendasi dari dosen, teman kerja, atau atasan tempat kerja.

4. Kenali dan pahami beasiswa yang cocok untuk anda

cari sebanyak mungkin informasi beasiswa, kemudian disaring yang mana yang cocok untuk anda. Janganlah bergantung dengan orang lain.

5. Perbanyaklah ibadah

perbanyaklah ibadah, berbakti kepada orang tua, serta berbuat baik pada orang lain. 

upgrade myself

No.
Orang-orang Sukses
Orang-orang Gagal
1.
Menciptakan kesempatan
Semata-mata menunggu kesempatan datang
2.
Berdisiplin diri
Menurut kehendak hati
3.
Selalu berprestasi
Bertopang dagu
4.
Mengendalikan lingkungannya
Dibatasi oleh lingkungan
5.
Berkata “Apa yang dapat saya berikan kepada mereka”
Berkata “Apa yang dapat mereka berikan kepada saya”
6.
Berpikir dulu baru bertindak
Bertindak dulu baru berpikir
7.
Selalu percaya diri dan tidak pernah iri pada orang lain
Merasa rendah diri dan selalu iri dengan orang lain
8.
Tidak malu meminta pertolongan
Malu meminta pertolongan
9.
Berkata “Saya bisa”
Berkata “Saya tidak bisa”
10.
Menanggapi setiap tantangan sebagai loncatan kemajuan
Menanggapinya sebagai rintangan
11.
Tekun berusaha walaupun gagal
Selalu mengingat kegagalan
12.
Berpandangan luas
Berpandangan sempit
13.
Tahu diri dan tidak selalu sama dengan orang lain
Selalu membandingkan diri dengan orang lain
14.
Menghadapi masalah sebagai tantangan
Menghadapi masalah sebagai beban
15.
Tahu menempatkan diri
Salah menempatkan dirinya
16.
Bersikap positif
Bersikap negative
17.
Kaya kreativitas
Miskin kreativitas
18.
Terus bekerja sebelum orang lain berhenti
Berhenti sebelum orang lain
19.
Giat berpikir
Malas berpikir
20.
Dapat menghadapi hal yang tidak diharapkan
Tidak mampu menghadapi hal yang tidak diharapkan
21.
Cermat dalam bekerja
Ceroboh
22.
Penuh percaya diri
Mudah percaya pada nasib
23.
Menempatkan SDM sebagai nilai yang tinggi
Menempatkan SDM sebagai nilai yang rendah
24.
Tidak pernah mengeluh
Menganggap orang lain sebagai penyebab
25.
Berpikir jernih
Berpikir ragu-ragu
26.
Hidup mandiri
Bergantung pada orang lain
27.
Melihat cahaya dalam kegelapan
Hanya melihat kegelapan
28.
Selalu bertahan
Berhenti terlalu awal
29.
Berpendirian teguh
Mudah goyah
30.
Memecahkan masalah
Terbawa masalah
31.
Percaya, dia dapat mengubah dan memperbaiki sesuatu
Berpikir sebaliknya
sumber: http://uripsantoso.wordpress.com/2009/04/27/ciri-ciri-orang-sukses-dan-gagal/


kekurangan:
kurang disiplin
kurang percaya diri
kurang positif thinking
kurang cermat
selalu mengeluh
kurang mandiri
kurang berpendirian

how to upgrade?

(sumber: http://belajarpsikologi.com/menumbuhkan-sikap-disiplin-diri/)
  1. 1. Tetapkan tujuan atau target yang ingin dicapai dalam waktu dekat.
  2. 2. Buat urutan prioritas hal – hal yang ingin kita lakukan.
  3. 3. Buat jadwal kegiatan secara tertulis.
  4. 4. Lakukan kegiatan sesuai dengan jadwal yang kita buat, tetapi jangan terlalu kaku.
  5. 5. Berusahalah untuk selalu dsiplin dengan jadwal program kegiatan yang sudah kita susun sendiri.

meningkatkan percaya diri:
(sumber: http://www.akuinginsukses.com/10-rahasia-mendapatkan-rasa-percaya-diri-dalam-hitungan-detik/)
1. tersenyum
2. tatap mata lawan bicara
3. ubah suara dalam diri--> ke hal yang positif
4. lupakan standar yang ditetapkan org lain --> berpegang pd nilai2 yg kita percaya
5. tampil serapi mungkin
6. berdoa atau bermeditasi sejenak
7. reka ulang kejadian yang positif
8. tentukan langkah selanjutnya
9. bicaralah perlahan -->agar terlihat lebih percaya diri
10. ikut ambil bagian --> dalam suatu organisasi atau kegiatan

meningkatkan pemikiran positif:
(sumber: http://www.merdeka.com/sehat/10-cara-tingkatkan-pikiran-positif.html)
1. bersyukur
2. pilih teman2 yg suportif
3. hilangkan drama
4. ambil tanggung jawab
5. ubah ;tidak bisa' menjadi 'bisa'
6. berbuat baik
7. lihat sisi baiknya
8. istirahat
9. tentukan tujuan
10. tertawa





Jumat, 05 Desember 2014

gift from my beloved

Baru dikasih kalung sama ayah.. Senangnya~ nggak bakal dilepaaas~ love him so much~



Selasa, 02 Desember 2014

german or france?

Ketika seseorang bermimpi, jangan dilarang, jangan membuatnya mundur.

Arsitektur awal mulanya dr eropa, so i'm not wrong if i have a dream to get study in europe. You just not in trust to me.. German or France?..
Give me a chance to upgrade my quality of live, and then i can distribute my skill for our country..



Ya Allah.. Matikanlah hamba dalam keadaan telah membahagiakan orang tua dan orang2 yg hamba cintai, lancarkanlah studi hamba. Aaamiin

Sabtu, 08 November 2014

Cukup

Mungkin karena satu guru
Mungkin karena satu regu
Semua terasa jenuh

Bukan karena perawakan
Bukan pula kepandaian
Tapi ribuan kata-katamu yang penuh keluhan
Keluhan atas dasar kemalasan

Lupakan saja puisi kala itu
Sudah bagaikan sampah benalu
Bukan betapa jahatnya perempuan itu
Sang putri butuh diammu

Pada akhirnya sang putri yang harus bungkam
Mengubur rasa empatinya seolah kejam
Demi mendewasakanmu dalam diam
Ibarat mendinginkan api kecil agar padam

"Kenapa saya seperti ini?"
Sudah beribu-ribu kalimat itu kau lempar
Mengkoyak telinga hingga putri gentar
Masalahmu kau masukkan paksa dalam tubuhnya
Seolah dia tak punya banyak masalah.

Muak sudah perempuan itu
Tak lagi lucu kelakarmu
Tak lagi lugu pertanyaamu
Responnya hanya malu
Malu dengan tingkahmu

Cukup sudah
Sudah cukup

Selasa, 28 Oktober 2014

just refreshing my mind

My live is kinda boring
What's next after this hardwork
Is there any chance for me to be succesful women
Or just wasting my time
I wanna fight in my opportunity
But why the time is such as rival in this work
I need more than 24 hours for this
But world always give me 24 for one day
And it wont be  change
Why its like Sacrificing my body performance
I always being sick when works getting worse
Its like i have to follow this rule and i never going back.. I can not going back actually

Oh god.. Why i must faces this depressed everyday and make my mind burn.. I dont wanna be the ambisious one, but i just wanna be the Grateful one.. 

In my 4th semester, i heard an information about going to study in german for one mounth, and the requirement is passing a presentation test. I hope i can participate, but i have a bad feeling about my mental and my language acquisition (i googling to get some words like acquisition.. Oh god)

ya rahman ya rahim... Allah, just forgive me and give me some opportunity.. Amiin

Sabtu, 13 September 2014

you just have one life, girl


Beberapa hari ini telah terjadi serangkaian kejadian. seminggu lebih 2 atau 3 hari yang lalu tanteku pingsan usai berenang. dilarikan ke rumah sakit, tensinya sudah sampai 200. beliau koma 7 hari, dan hari yang ditakutkan kami sekeluargapun akhirnya datang.

ketika rabu malam, badanku mulai terasa tidak nyaman, kepala berat, badan hangat, dan mataku sakit. aku memutuskan untuk istirahat malam itu, tidak memikirkan kuliah, apalagi tugas. Hingga subuh datang, yang biasanya aku sudah siap-siap berangkat bersama supir mengendarai mobil, ketika itu sudah kusampaikan padanya bahwa aku hari ini tidak masuk kuliah.

Aku bertanya dalam hati, kenapa ya? makanku teratur, akhir-akhir ini olahraga, emang sih makannya masih suka jajan-jajan, tapi biasanya dari dulu nggak sakit, begadang? sekarang jarang begadang nggak seganas dulu, belajarnya juga sekarang lebih santai. kenapa ya?

Pertanyaanku terjawab ketika matahari sudah tepat berada di atas, mama menerima telepon dari ayah. Saat itu tak kuhiraukan percakapan apa yang sedang berlangsung, tapi yang membuatku penasaran adalah ketika raut wajah mama berubah menjadi panik. Dengan wajah yang sedikit sedih itu mama bergumam, "Neng, Aja, ayo siap-siap kita pergi, tante Ani udah nggak ada." Aku yang tadinya sedang asyik menonton tv sambil berbaring menahan sakit, kumatikan tv itu.

Singkat cerita, mama dan adik-adikku pun dengan kakak perempuanku berangkat menggunakan mobil yang biasa kupakai pergi kuliah, sedangkan kakak-kakakku yang lainnya beserta keluarga-keluarga kecilnya menggunakan mobil yang satunya lg. Allah sudah mengkondisikan segala sesuatu, dan akhirnya aku percaya itu. Tapi aku sedikit kecewa, dengan kondisiku yang lemah, aku tidak bisa melihat wajah terakhir tante. Padahal, cuma beliau yang rajin datang sendiri ke rumah kami.

Aku merasa kasihan dengan suaminya, tanpa karunia anak, dan ditinggal istri tercintanya, hidup begitu sepi rasanya jika aku jadi beliau.

Ayah, sebelumnya sempat bermusuhan dengan tante, tidak pernah mau bertemu dengannya, namun ketika tante koma, ayah selalu datang ke rumah sakit untuk menjenguknya, mendoakannya, memberi sentuhan pengobatan seperti biasanya beliau lakukan ketika ada yang sakit, dan itu seringkali ampuh. Namun untuk saat ini, takdir tidak bisa diganggu-gugat.

Lagi-lagi aku percaya, Allah telah mengkondisikan tante koma sebelum dikembalikan atas dasar maksud tertentu. Allahu Akbar.

Aku pun percaya, Allah membuatku sakit saat ini agar aku sadar, sebelum aku kembali sakit atau bahkan kembali pada-Nya, selagi aku sehat, aku harus memanfaatkan waktuku sebaik-baiknya. Subahanallah..

Rabu, 27 Agustus 2014

Ketika Allah Memperingati Kami

Rabu, 27 Agustus 2014

   Ketika matahari pagi sudah mulai meninggi, Langkah kakiku yang sedikit malas mulai menuju ke luar rumah dengan mengenakan baju kotak-kotak, setelan rok abu-abu dan jilbab merah. "Pak dar, ke Stasiun UI dong, Pak!" seruku kepada pria berusia tidak jauh berbeda dengan ayahku itu. Beberapa menit kemudian mobil kijang inova silver keluar dari garasi tak berpintu di sebelah rumahku. Gerbang luar sudah terbuka lebar seolah-olah menungguku untuk keluar dari pekarangan rumah.

   Mobil pun mulai berjalan meninggalkan si 'gerbang hijau'. sekitar 10 menit aku sampai di Stasiun Universitas Indonesia. Aku membeli kartu THB dan ongkos untuk tujuan ke Stasiun Juanda. Cukup menguras tenaga ketika aku harus berada ditumpukkan manusia di dalam satu gerbong khusus wanita dan bertahan dengan posisi berdiri selama kurang lebih 30 menit.

   Setelah sampai di stasiun tujuanku, aku turun dengan perasaan lega, aku bersyukur ketika itu tidak banyak keringat yang terproduksi seperti pengalaman sebelum-sebelumnya. Perjalanan dilanjutkan dengan menaiki bus transjakarta selama kurang lebih 30 menit, dengan tetap dalam posisi berdiri.

   Akhirnya aku sampai di halte grogol 1, setelah itu aku mulai masuk ke dalam gedung FTSP Universitas Trisakti yang tidak jauh dari halte, menaiki lift menuju lantai 8, dan bertemu dengan teman asal Sumbawa yang berambut lumayan panjang untuk ukuran seorang pria. Kami menemui wanita berjilbab berumur sekitar 40-an untuk mengonsultasikan KRS kami. Wanita ceria berbadan sedikit gemuk dan pakaian yang rapi itu menoleh ketika mulai sadar akan keberadaanku dan temanku di dekatnya.

"Putri, ya?" sapa wanita itu sambil melihat ke arahku.

"Pagi, Bu Popi," sapaku balik dengan senyum yang menempel di bibir.

***

   Matahari sudah berada tepat di atas kepala, ketika itu aku tiba di rumah dan mulai memuaskan dahagaku. Aku mulai menghabiskan waktuku berada di depan laptop Asus pemberian Om Hedi yang seharga DP motorku itu. Aku terus berkutat pada laptop hingga tak sadar waktu Ashar hampir usai, aku pun istighfar dan memohon ampun pada Allah dengan kelalaianku yang disebabkan oleh hanya sebatang benda mati itu. Tak beberapa lama kemudian kakak perempuanku datang bersama anak perempuan satu-satunya, Kaika. Hari semakin gelap, kakak ke-2 ku datang bersama istri dan anak laki-lakinya, Rezel. Jadilah suasana ramai di rumah sederhanaku itu.

   Ketika langit mulai gelap dan jam menunjukkan angka 7, dua kakak laki-lakiku yang lain masuk ke rumah dengan pakaian rapi dan helm yang menempel di kepala mereka dari pintu belakang. "Motor Riri Iyo mana?!" serunya kepada semua penghuni rumah termasuk aku yang kebetulan sedang berkumpul di ruang keluarga. "Hah? ilang?" ucap salah satu dari kami.

   "Ada yang make kali, Riri make nggak?" ucap mama.

   Tiba-tiba Riri keluar dari kamar mama, "nggak, seharian ini Riri nggak make motor!" gumam riri panik. "Fuda kali?" saat itu juga Riri menangis. Memikirkan nasibnya tanpa motor.

Ya ampun, disini yang repot bukan kamu aja, situ juga nggak pernah ngunci gerbang 'kan? dasar ABG labil, gerutuku dalam hati.

   "Fuda belum pulang, motornya juga nggak ada, jadi nggak mungkin fuda deh kayanya," ujar Dali--kakak tepat diatasku.

   "Mungkin aja, coba telpon Fuda deh!" seru mama dengan wajah kesalnya. Ketika Dali menghubungi Fuda, mama meneruskan omelannya dan berkali-kali menyalahkan anak-anaknya yang kurang peduli untuk mengunci pintu dan gerbang tiap malam dan kebiasan anak laki-lakinya yang pulang terlalu malam bahkan sampai pagi, meskipun semuanya beralasan.

   Kami sudah mulai berinisiatif untuk melaporkan kejadian ini ke polisi, namun setelah menghubungi kakak tertuaku, dia menyarankan untuk tenang dan lebih baik melaporkan kejadian ini besok berhubung tenggang waktu melapor maksimal 3 hari setelah peristiwa terjadi.

   Ketika kondisi mulai sedikit tenang, Dali dan Jaza--dua kakak yang pertama kali mengetahui peristiwa tersebut--menaiki motor Jaza menuju Café Mr.U'U seperti malam-malam sebelumnya. Kini sudah menjadi rutinitas mereka mengunjungi café milik Jaza dan kedua temannya itu untuk mengecek kondisi sekaligus menjaganya sampai tengah malam bahkan sampai subuh. Kebiasaan itulah yang tadi sempat menjadi bahan omelan mama.

   Beberapa menit kemudian kedua pria berjenggot tipis itu kembali sambil membawa berita mengagetkan. "ma, motornya ketemu ma!" teriak Jaza.

  "Hah? ketemu malingnya?" ucap seseorang dari kami yang masih ribut di ruang keluarga.

  Aku berjalan mendekati kedua pria itu dan melihat Dali berjalan ke arah yang berlawanan dengan senyum melebar.

  "Si Ucup ninggalin motornya di tukang fotokopian!" gumam Jaza sambil menunjuk Dali.

  "lah, kok bisa?"

  "iya, ucup tadi pas disuruh mama motokopi naik motor, pas pulangnya dia jalan kaki." ujar Jaza sambil berjalan ke ruang keluarga bersama pria dengan senyum yang memperlihatkan gigi-gigi besar di sebelahnya.

  Aku memukuli pria berkumis di sebelah jaza itu pura-pura sambil tertawa. Semua penghuni rumah menyorakinya.
 
  "Huaa... ucup nyebelin!" seru Riri dengan tangisannya yang semakin menjadi.

  "laah, bersyukurlah, Ri, nggak jadi ilang!" ucapku sedikit jengkel dengan responnya yang berlebihan. "iya, harusnya bagus nggak jadi ilang," ucap kakak ke-2 menguatkan pendapatku. Namun ABG labil itu tetap menangis, entah apakah itu bahagia atau kesal.

  "ucup ni emang.." ucap seseorang. Dali menimpalnya, "abis mama nyuruhnya pas ucup baru bangun tidur, masih blom bener-bener sadar."

***

Pengalaman hari ini menyadarkan semuanya untuk selalu mengunci pintu setiap malam dan jangan mengigau ketika di jalan. Selesai.

 

Senin, 25 Agustus 2014

Ketika Tanda Itu Mulai Terlihat

Ketika dua manusia saling bertemu
Awalnya hanya teman satu guru
Entah takdir atau apapun itu
Satu kesempatan menjadi beregu
Setiap kesempatan lagi-lagi bertemu
Bagai cuplikan film fiksi yang semu

Bukan kata manis yang mereka ucapkan
Bukan pula kenaifan para pengejar kasing sayang
Bahkan perhatian khusus pun tak terduga dilakukan

Hanya sekali tapi saling mengerti
Kisi-kisi hati begitu terbaca pada gerak-gerik diri
Bukanlah sesuatu yang frontal
Namun begitu menggetarkan mental
Tak habis pikir tanda begitu dikenal

Sang putri lebih paham kondisi
Kini dia darinya harus terhindari
Agar tak saling menyakiti
Meskipun yakin keduanya sedikit nyeri
Namun demi Zat Mulia yang mereka sembahi
Cinta mereka harus lebih besar untuk sang Ilahi

Selasa, 19 Agustus 2014

story in the poetry 1

I was fooled and I angry
your lips like a red cherry
but your words make me dizzy
appearance and taste different actually
your mouth is scathing such a chili

one day you have said "I love you", that's the thing
but what I need, it's not coming
you're not doing anything
like the ant try to sing
and now, where you going?

being sick when you came back
with small courage and big heartbreak
in front of my mad eyes that actually fake
when you said, "I miss you," on the lake
and "I want you, your love is what I want to take"
it's too late

I said, "I miss you too"
"but its overdue"
"I'm married, dude"

love is like balloon
never flew up when it's broke
and the broken side will always visible
but when the balloon's perfect
it can show up with some shape
even it hard to be the bigger one
or the pretty one
it always can make children happy

***
that's the fiction from my mind
for people that have a love-blind
I hope it didn't open your old pain
if you like it, just wait for the next line
 

Rabu, 16 Juli 2014

Allahu Akbar

Bismillah..

Allah Maha Tahu dan Maha Bijaksana. Terimakasih ya Allah, kau masih menghidupkan hambamu ini meski hamba sering membangkang. Kebaikkan-Mu begitu besar dan tak terhingga. Hamba terlalu hina di hadapan-Mu, tapi Kau tetap memberiku nafas, memberiku makan, memberiku keluarga yang meskipun tidak lagi lengkap, dengan berjuta-juta dosa di tubuh ini, Engkau masih menyayangiku.

Hanya dengan menulis di tengah malam seperti ini, hamba bisa mengingatkan dan menyadarkan diri hamba sendiri bahwa Engkau saat ini sedang melihat hamba, Engkau sedang menyimak apa yang ingin hamba sampaikan, Engkau sangat dekat bahkan lebih dekat dari urat leher hamba.

Ya Allah, hamba tau hamba begitu munafik, hamba tau yang hamba lakukan kadang mengandung ria, hamba tau yang hamba lakukan lebih banyak mengandung kebatilan dari pada yang haq. Hamba tau hamba sangat munafik ketika itu ya Allah, maka ampunilah hamba. hamba begitu berdosa, tapi hamba selalu percaya Engkau Maha Kuasa untuk mengampuni pendosa seperti hamba.

hati ini tidak ingin terus membangkang ya Allah, hati ini ingin terus berada di jalan-Mu ya Allah. Hamba rindu dengan hamba yang dulu, yang setiap detiknya selalu mengingat nama-Mu, yang bercerita manja di setiap sepertiga malam dengan-Mu, yang ketika menemui ujian selalu menyebut nama-Mu, yang setiap berbuat kebaikan selalu pamer dihadapan-Mu, yang setiap mendapat rezeki selalu bersyukur kepada-Mu, yang setiap malam mencoba untuk menangis karena-Mu, yang setiap harinya menentang kemalasan dengan berdalih perjuangan yang kulakukan semata-mata hanya untuk-Mu. Ketika itu hamba selalu berdo'a semoga hamba selalu berada di jalan-Mu.

Ya Allah, hamba sadar iman hamba saat ini sedang turun, sangat turun. Maka dengan kuasa-Mu, kembalikanlah rasa takut hamba kepada-Mu seperti dulu, atau bahkan lebih takut lagi, biarkan hamba selalu memuja-Mu, biarkan hamba selalu mengingat-Mu.

Sekarang hamba bersyukur, air mata yang hamba sangat rindukan kini menetes dari pelupuk mata. Allah yang Maha Perkasa, Allah yang Maha Segalanya, biarkanlah bulan ini menjadi bulan yang paling berkah untuk hamba, keluarga hamba, dan orang-orang yang hamba cintai. Hanya kepada-Mu hamba memohon ampun, hanya Engkau lah yang dapat memutarbalikkan hati setiap hambanya. Subhanallah walhamdulillahirabbil aalamiin.

Rabu, 02 Juli 2014

2 juli 2014


Mengisi kekosongan liburan dengan belajar menjahit kembali nih. Gambar diatas adalah hasil percobaan iyo mengubah celana bekas jadi tas, lumayan memuaskan meskipun jahitannya masih berantakan, apalagi pas masang bagian dalamnya. 

Rencananya sih insyaAllah kalau nilai hasil kuliah semester ini sudah keluar semua dan hasilnya bagus, iyo mau kursus menjahit dan nyoba-nyoba masak biar bisa jadi istri yang baik haha..

Hasil matakuliah yang udah keluar baru 3, sejarah alhamdulillah dpt nilai tinggi dan yang lainnya lumayan, semoga yang 2nya lagi bagus, insyaAllah IPK masih bisa bertahan di 3.4 atau lebih tinggi lagi. Aamiin..

Udah memasuki bulan juli, rasanya degdegan deh sedikit lagi mendekati hari pilpres pertama iyo. Iyo dukung Prabowo-Hatta, alasannya karena keduanya muslim, visi misi oke, tegas, dlm hal memimpin tidak diragukan lagi, dan pandangan iyo terhadap sosok prabowo yang sudah pernah masuk dlm kemiliteran, rasanya penuh dengan strategi-strategi dan punya jiwa nasionalisme yang sangat kuat apalagi sudah pernah berada diposisi mendekati maut ketika berjuang untuk tanah air. Bukan berarti lawannya jelek, tapi saya mau lihat pak jokowi membenahi jakarta dulu sampai tuntas  5tahun agar ibukota kita tercinta semakin nyaman dan indah ditangan orang baik seperti beliau. Dan semoga saling tuding-menuding diantara dua kubu ini cepat selesai, akan lebih indah kalau orang indonesia saling berkompetisi dengan cara yang damai dan sehat.



Ya Allah yang Maha Kuasa, Maha Mengetahui, dan Maha Bijaksana, semoga yang terpilih di 9 juli 2014 nanti adalah orang yang bisa merubah negara ini menjadi sejahtera, maju, dan damai dalam kurun waktu 5 tahun kedepan, dan jadikan negera ini negara yang dapat membuat iri negara lain dengan kekayaannya yang melimpah yang dapat memenuhi kebutuhan sendiri, rakyatnya yang ramah dan berkualitas luarbiasa baik, tidak ada lagi kemiskinan, dan bhinneka tunggal ika.. Berikan yang terbaik bagi negeri ini ya Allah, Aaamiin ya Rabbal aalamiin..

Kamis, 26 Juni 2014

belajar jahit

Tadi Abis diajarin pake mesin jahit baru, cuma beberapa menit trus nyoba sendiri hasilnya ini. Mesin jahitnya praktis banget, udah ada pola jahitannya dan jenisnya banyak, cara masukin benangnya jg gampang, ada panduannya, jadi cuma bikin jahitan zigzag kaya gitu aja mudah banget.

Jumat, 23 Mei 2014

love or job


Nggak mau muna sih kalo saya anggep semua yang saya lakukan sekarang sangat mengasyikkan dan saya selalu merasa tertantang. Kadang suka bosen, rasanya mau keluar dari rutinitas ini. Tapi kalo saya bosen sekarang dan berhenti, saya bakal bosen seumur hidup dengan kehidupan saya yang gabisa ngapa-ngapain. Cape juga sih dikit2 tugas dikit2 tugas.. Tapi dari pada kedepannya saya nggak bisa makan apa2, nggak bisa hidup dengan selayaknya..

Cita2 untuk cepet lulus dan bekerja trus punya uang untuk membangun rumah untuk mama itu tiba2 agak sedikit terganggu dengan pertimbangan menunaikan salah satu ibadah yaitu menikah. Bukan apa2, tapi sempet kepikiran gimana kalo tiba-tiba hal tersebut ditawarkan, antara mau dan tidak, antara kekhawatiran takut "nggak ada lagi" dan cita2 harus diselesaikan dulu.

Hanya atas kehendak Allah Yang Maha
Kuasa semua bisa terjadi.. Semoga yang terbaik yang akan terjadi.. Amiin ya rabbal alamiin

Senin, 12 Mei 2014

life and soul


Kehidupan bukan hanya kesenangan
Kesenanganku mulai terasa menjenuhkan
Dulu dan sekarang masih dalam hasrat
Namun ada apa dengan sekarang 
Adakah hasrat masih menyatu dengan jiwa
Jiwaku rapuh enggan hancur
Airmata menjadi pemandangan biasa
Terkadang suara parauku bersua
Ada apa dengan sekarang
Berlari telanjang kaki bukan lagi berjalan
Menerjang badai bukan lagi menelusuri hutan

Zat Agungku, dengarlah keresahan ini
Zat Agungku, hilangkanlah kebusukan ini
Tinggalkanlah benalu itu menjadi abu
Biarkanlah batang dan daun bersatu
Tumbuhkanlah mereka
Menjadi kebun yang asri
Yang berbuah manis
Yang dapat menyegarkan napas seluruh kaum

Tidak lain hanya Engkau yang bisa mendengar keresahan ini,
Maka kabulkanlah. aamiiin

Kamis, 01 Mei 2014

just how i feel

Halo..
Lagi mencoba untuk tegar dan ingin membangkitkan semangat lagi nih.. Akhir-akhir ini lagi ada konflik, di rumah maupun di kampus.. Yang di kampus bukan konflik sih, lebih kaya menyesali diri sendiri..

Lagi kangen banyak orang deh.. Bukan apa-apa, pengen ketemu aja

Farah
Shofa
Ratri
Bona
Kak teguh
Kak fikar
Guruh
Om Hedi
Bu Vanda
Bu Prima
Pak putut

Mau jadi pengusaha tapi blom bisa jadi orang "berani"
Mau jadi arsitek tapi blom bisa memanage waktu
Mau jadi gubernur tp blm bisa "berani" dan memanage waktu

Semoga Allah memberikanku jalan yang terbaik dan bisa bermanfaat untuk bangsa ini.. Amiin..

Sorry kalo jadi random

Jumat, 21 Februari 2014

Pizza Meet Lover Tawar

Mama, Dali, Ayah, Iyo, Kaika, Riri, Eneng (dibelakang riri)

Hari jumat tanggal 21 februari 2014 ritual makan besar diadakan lagi, tapi kali ini tidak besar seperti sebelumnya, hanya 6.5 yang dateng... 0.5 itu keponakanku kaika haha..

Saat makan rasanya sedikit sedih.. Jadi inget pizzaku yang gagal itu...
Kami memesan 2 pizza yaitu pizza tuna dan meet lover dengan 8 potongan.  Ada momen ketika yang tuna lebih sedikit dari meet lover, kemudian mama bergumam "kayanya enakan tuna ya? Pada suka tuna." 
Mendengar mama, dali langsung menimpal, " nggak ah, ucup sukanya yang ini" ucapnya sambil menunjuk lingkaran meet lover.
"ooh, ucup suka yang itu.. Nih deh buat ucup aja" gumam mama sambil memindahkan sisa potongan meet lovernya ke piring dali.
Ketika melihat potongan yang mama taruh di piringnya, wajah dali berubah kaget dengan matanya yang membesar dan menatap ke arahku. Aku yang menyadarinya langsung melirik piring dali, melihatnya aku langsung tertawa.
Mama pun menyadarinya juga, "loh kenapa? Katanya ucup suka yang ituu" ucap mama tanpa bersalah.
"Ya iya suka.. Tapi masa mama ngasihnya udah nggak ada topingnya!?!" dan tawapun membuncah.

Sebelum makan, aku sempat membeli sepatu, tapi entah kapan dan dimana tiba-tiba hilang sebelah dan ternyata plastiknya bolong. Hal tersebut baru aku sadari di mobil ketika sudah menuju jalan pulang. Kenapa tiba2 hilang ya? Kaya cinderella aja..

Mama (dengan tiga jari pksnya) dan Ayah


Rabu, 19 Februari 2014

my first pizzas

Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Tadi sekitar jam 2 siang aku mampir ke rumah temanku, Hani, untuk memasak bersama. Sejak lama kami telah merencanakan untuk memasak pizza sendiri, eh, berdua. Rencana tersebut baru terealisasikan sekarang. Kami mulai memasak pukul 3 dan selesai sekitar jam 7. Capenya itu, wuuuaaah.. Pantas saja tukang roti kebanyakan pria.. Cape, sudah gitu rotinya gagal, tidak mengembang, ada yg asin, dan keras.. Sedihnya.. Padahal modalnya tidak sedikit. Tapi sedikit puas sih, akhirnya bisa masak sendiri meskipun tidak enak....

Sesuai janjiku dengan segenap bangsa serumahku, aku membawa hasil masakanku, dan hasilnya tetap mereka santap.. Meskipun setiap orang hanya memakan sepotong bahkan setengahnya dari sepotong... Dari 3 loyang pizza, masih tersisa satu setengah lebih satu potong pizza... Sedih... Bahkan pizzaku ikut menangis ketika tau kalau dia masih tersisa banyak


Sedih tapi senang.. Yang penting usahanya kan? 
Semoga iyo kedepannya bisa lebih jago lagi masaknya.. Aaamiin..

Senin, 10 Februari 2014

Quote from You

"when the clock stop ticking, the shadow of regret will overcome your light of hope into complete darkness of ourselves. unless, you brave enough to take a leap of faith on something that you believe was right and you know it well enough that the juice worth to squeeze." 
- Alm. Firos Usbatul Haq - 


 Semoga engkau selalu berada di sisi-Nya
Aamiin

Minggu, 09 Februari 2014

Hari yang "Hah?!"

Bismillaahirarahmaanirrahiim..

Ahad, 9 februari 2014

10:00 - 13:00 at Aisyah's house

Aku dan teman-teman liqo menghadiri syukuran rumah baru dan kelulusan S1 tiga setengah tahun kakak teman SMAku, Aisyah namanya, salah satu anggota liqo kami. Kegiatan yang kami lakukan di rumah aisyah selain makan adalah mendengarkan tausiah dari udztad yang tidak sengaja kulupakan namanya.
Dalam tausiahnya kami dinasihati untuk selalu bersyukur pada Allah dan beliau menjelaskan tentang kelahiran seorang bayi. diantaranya;

Ketika bayi lahir dengan keadaan sehat, maka bayi itu akan menangis. Ketika baru lahir, yang dapat dilakukan bayi hanyalah mendengar, itu sebabnya orang islam mengumandangkan adzan untuk bayi yang baru lahir. Adzan di telinga kanan dan iqomah di telinga kiri sang bayi. Itu dilakukan dalam rangka mengislamkan sang bayi.

Beliau juga menyinggung masalah yang kini sedang dihadapi kakaknya Aisyah. Meskipun seseorang sudah lulus atau tamat belajar menuntut ilmu secara formal, setelah itu kita harus mengkondisikan diri kita sebagai pribadi yang haus akan ilmu namun tidak segan pula untuk membagi ilmu yang kita dapat kepada orang lain.

//
16:30 - 19:00 at Warung Pasta, Margonda, Depok

Kami duduk dan melihat-lihat menu. Dari kami semua, belum ada yang pernah makan di warung pasta kecuali kakakku Jaza, anak ke-4 dari 9 bersaudara. Karena ini adalah pengalaman pertama, pemilihan makanan menjadi begitu lama, kurang lebih 15 menit. Setelah semua telah menetapkan makanan dan minuman yang sengaja dibeda-bedakan agar bisa saling berbagi, kami menunggu. Hingga makanan telah datang dan kami makan sampai habispun ayah belum juga tiba, kemudian beberapa diantara kami memesan desseart. Desseart telah dilahap dengan begitu rakus, ayah tetap belum hadir.

Kakak perempuanku menghubungi ayah, dan ayah berpesan pada kakak untuk memesan lasagna dan hot orange kemudian bilang kalau kita boleh memesan makanan atau minuman lagi sambil menunggu beliau yang saat itu sedang terjebak macet. Namun beberapa dari kami sudah menyerah untuk tetap memakan sesuatu. Meskipun begitu ketika kentang datang tangan kami secara otomatis mengambil dan memasukkan kedalam mulut.
Seluruh anggota keluarga kecuali ayah (belum datang), alm. usbah, dan jaza (yang motret).

Adzan maghrib telah berkumandang ayah masih belum datang. Salah satu kakakku ada yang masih kuat untuk memesan pizza. Aku dan mama meninggalkan meja untuk sholat, setelah sholat kami duduk kembali dan melihat beberapa diantara kita masih ada yang memakan pizza pesananan kakakku itu, beberapa menit kemudian seseorang mencolek tubuh mama secara tiba-tiba. Mama tersentak, kemudian membalikkan badan dan menemukan ayah sedang nyengir sambil berjalan menuju musholah. "itu ayah" ucap dali, kakak 2 tahun diatasku.

Setelah sholat, ayah duduk di bangku yang terletak di sisi kiri meja yang memanjang bak tuan rumah yang mengundang kami makan hari ini. "lasagna ayah mana?" itu yang pertama kali beliau tanyakan. "lagi di panasin lagi yah, tadi udah keburu dingin."

Setelah lasagna datang, ayah mulai memakannya. Saat ayah tengah memakannya, ayah berkata, "tadi temen "ayah ada yang nawarin samsung s4" sontak anak-anak langsung bergumam, "wow""wow""wow"
"ada yang mau nggak?" tanya ayah.
"wow"
"mau lah"
"siapa yang gamau"
"mau!!"
"emang samsung s4 yang gimana sih?" tanya ayah lagi.
"yang kaya punya mamah," jawab jaza.
"kalo yang punya fuda?" ucap ayah menyebutkan anak pertamanya yang tidak hadir pada saat itu
"kalo fuda samsung note, secara fungsional kaya PDA gitu, ukurannya lebih besar dari punya mama tapi lebih kecil dari tab." jelas jaza dan dali saling melengkapi.
"mmm.." gumam ayah mengerti. "Jadi," ayah menghentikan lahapannya sambil mengelap keju yang menempel di bawah bibirnya, "temen ayah ini jualan samsung s4, tapi stoknya masih banyak,"
"uwahhh.." ucap anak-anak serempak.
"emang yang mau siapa aja?"
"semuanya mah mau kalo dikasih," ucap beberapa orang dengan versi yang berbeda-beda.
"yah.. masa ayah beliin delapan-delapannya" ucap ayah menghitung anaknya tanpa usbah yang sudah almarhum. mendengar jawaban tersebut sebagian tertawa, sebagian lagi hanya tersenyum 'mupeng'.

"aja nggak punya hape yang bener, yah.." curhat jaza dengan menggunakan panggilan akrabnya.
"iya, aja punya hape udah kecil, jelek, disolatipin lagii," bantu iyo.
ayah menatap iyo, " jadi buat aja aja, iyo nggak mau?" goda ayah.
"yeeh, kalo dikasih mah tetep mauu"

Beberapa menit kemudian ayah masih belum menghabiskan lasagnanya, "nih cup, ja, mau nggak punya ayah?" ayah menyodorkan mangkuknya ke arah ucup alias dali dan aja alias jaza. Keduanya tiba-tiba memundurkan badannya secara bersamaan. "uwahh.. nggak kuat" ujar dali. Namun Jaza menerima tawaran ayah meskipun ia hanya sanggup satu suap.

Setelah semua mengaku telah selesai makan, kami kembali ke mobil dan pulang ke rumah. Atwal, kakakku yang lain, anak mama yang ke-2, bersama istri dan bayinya langsung kembali ke kontrakannya menggunakan motor, Ayah mengajak mamah untuk pulang dengan mobil sedan beliau, sedangkan sisanya masuk ke mobil innova dengan jaza sebagai sopirnya.

Atwal (kiri) lagi makan dan Jaza (kanan) lagi senyum sok manis.

09.00 at Home

"yo, bahasa inggris kamu gimana? bisa?"
"hee? baca sih bisa, tapi kalo ngomong nggak tau deh.."

Tiba-tiba ayah menawarkanku mengikuti suatu acara semacam konverensi yang melibatkan perwakilan umat muslim sedunia yang aku lupakan nama konverensi tersebut. Acara itu diselenggarakan di sebuah daerah di suatu negara islam dan setiap tahun lokasinya selalu berbeda-beda. Tahun 2013 Jaza pernah mengikutinya, dan acaranya diselenggarakan di siprus,  dekat negara Turki.

Jujur aku degdegan saat mendengar tawaran itu, tapi selama hanya mengikuti tanpa terlibat serius di acara itu seperti berpidato misalnya, tidak ada salahnya mencoba ikut. Tapi aku disuruh belajar bahasa inggris lebih serius lagi sampai waktunya datang yaitu kisaran antara bulan juni dan juli. Semoga aku bisa ikut dan berjalan dengan lancar, aamiin..